DAUN SIRIH SEBAGAI ALTERNATIF HAND SANITIZER

Sejak mewabahnya virus corona saat ini, membuat kelangkaan berbagai barang dipasaran dan tentunya harga juga semakin melambung tinggi, contohnya adalah permintaan masyarakat akan masker dan hand sanitizer yang semakin langka dipasaran.

Hal itu membuat masyarakat kesulitan untuk membeli. Meski demikian, masyarakat tidak perlu lagi resah. Pasalnya, hand sanitizer dapat dibuat sendiri di rumah dan tentunya akan menekan pengeluaran ekonomi keluarga.

Maka untuk mengantisipasi dan menangkal penyebaran virus Corona COVID-19, BBPP Batangkaluku memberikan alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi akan kebutuhan hand sanitizer yang kini langka dan mahal dipasaran, dengan cara membuat sendiri  cairan pembersih tangan  dari bahan alami yaitu dari daun sirih. Rabu. 18/03.

Pengelola Laboratorium Analisa Pangan BBPP Batangkaluku, Heppy Sinaga beserta timnya, menciptakan hand sanitizer berbahan herbal, daun sirih hijau yang dikemas dalam bentuk botol semprotan, dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti daun sirih, air perasan jeruk nipis serta bahan lain sebagai pelengkap komposisi.

Mereka mengklaim, hand sanitizer tersebut bisa membunuh bakteri serta mencegah infeksi virus.

Daun sirih memang sudah dikenal sebagai tanaman yang kaya khasiat untuk kesehatan tubuh.

Daun sirih ini juga banyak tumbuh di lingkungan sekitar kita. Di samping itu, daun sirih menyimpan banyak manfaat lain untuk tubuh. Mulai dari sebagai bahan antiseptik hingga bisa digunakan sebagai obat penyakit dalam seperti pneumonia.

Daun sirih mengandung senyawa fenol yang berfungsi sebagai antibakteri, antijamur dan antioksidan.

“Dipilihnya bahan alami ini bukan tanpa alasan, sebab kini mendapatkan alkohol mulai sulit. Pembuatan hand sanitizer dari bahan alami juga cukup mudah, namun sebelum itu kita harus tetap  menjaga kebersihan lingkungan kita, diri tetap bersih, salah satu langkah untuk menjaga diri tetap bersih dengan rajin mencuci tangan,” ungkap Heppy Sinaga.

“Cara perlakuannya dengan membersihkan daun sirih, dipotong-potong, ditimbang sebanyak 200 gr, direbus dengan air sebanyak 800 ml selama 30 menit, disaring lalu ditambahkan dengan air perasan jeruk nipis.

Pembuatannya sangat sederhana dan semua bahan mudah didapatkan serta dapat dipraktekkan dirumah. Adapun penggunaannya seperti hand sanitizer pada umumnya yang digunakan pada bagian luar tubuh saja,”ujarnya.

“Rencananya hand sanitizer  ini akan kami bagikan untuk karyawan lingkup BBPP Batangkaluku, dengan harapan dapat membantu menjaga kesehatan dan sebagai alternatif solusi dalam mengatasi kelangkaan dan mahalnya hand sanitizer di pasaran.”tutup Heppy.

Sumber : kabartujuhsatu.com

Comments ( 0 )

Post a comment