r

ARAHAN TENAGA AHLI MENTAN DI PENUTUPAN PELATIHAN

Musakkar Tekeng salah satu peserta pelatihan di BBPP Batangkaluku mengakui Pemahamannya tentang ahli kelompok dan Metode penyuluhan pada dirinya bertambah di BBPP Batangkaluku.

Hal itu disampaikan dihadapan tenaga ahli Kementan dan kepala BBPP Batangkaluku saat penyampaian kesan dan pesan di akhir acara pelatihan, Senin 16/3/2020 di Aula Hasanuddin.

Selain itu diakuinya bahwa  cara pengumpulan data, hingga penyusunan RKT lebih efektif dan modern saat menerima materi di BBPP Batangkaluku.

Di kesempatan itu juga Muzakkar mengharapkan setelah kegiatan ini selesai, silaturahmi dan kekompakan kita harus terus berjalan, tidak hanya sesama peserta tapi juga panitia dan narasumber selama pelatihan, sehingga sharing ilmu dan pengalaman tidak putus sampai disini, ujarnya. 

Sebelumnya di kegiatan yang sama  Kepala BBPP Batangkaluku Dr. Sabir S.Pt., M.Si terkait berita yang berkembang tentang virus Corona mengatakan," Saya menghimbau kepada seluruh peserta tentang Isu penyebaran virus yang berkembang saat ini agar kiranya jangan panik, tenang dan selaku ASN harus tetap professional dalam menjalankan tugas. 

Hal itu di sampaikan sebelum penutupan pelatihan yang dinyatakan lulus dan berkompeten setelah mengikuti kegiatan pelatihan sejak tanggal 02 hingga 16 Maret 2020.

Dikatakannya "Sebagai penyuluh yang modern kita tetap bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk saling berinteraksi dan untuk mengatasi himbauan ini, kegiatan pelatihan yang kedepannya akan dibatasi sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus, terang Kepala BBPP Batangkaluku.

Sementara itu sebelumnya, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Ir. Amiruddin Syam. MS., disela kegiatan koordinasinya dengan Program Kostratani memberikan arahan kepada 30 peserta penyuluh pertanian di BBPP Batangkaluku yang dihadiri Peserta Pelatihan Fungsional Ahli Kelompok Penyuluh Pertanian. 

Dalam arahannya beliau mensosialisasikan program – program kementerian pertanian seperti (1) Kostratani (2) UMKM Pendampingan Pasca Panen (3) Bimtek Petani Muda Milenial (4) Family Farming dengan pemanfaatan lahan rumah tangga (5) Tani MaS meningkatkan minat generasi muda dengan penerapan kebun sekolah (6) Pemantauan dan Pengendalian melalui Agricultural War Room (7) Pengembangan Teknologi Penyediaan Benih untuk Gratieks. 

Pada kesempatan itu tenaga ahli Mentan menegaskan bahwa “Kita harus turut mendukung program tersebut untuk memajukan pertanian Indonesia kedepannya dan  kita peserta sebagai ASN kita harus bekerja professional dan jujur”, tegas Amiruddin.

Sumber : beritarepublik.com

Comments ( 0 )

Post a comment