r

PELATIHAN VOKASI BERSINERGI MEDUNGKUNG PROGRAM KUR

Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar pelatihan vokasi pengolahan hasil pertanian dan pelatihan vokasi alat dan mesin pertanian angkatan I yang dilaksanakan di Aula BBPP Batangkaluku, Jalan Malino KM.3, Tamarunang, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dari tanggal 18 hingga 25 Februari 2020 mendatang. Rabu.

Pada kegiatan pelatihan ini di ikuti sebanyak 60 orang peserta yang berasal dari 6 Provinsi yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Adapun yang menjadi tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi peserta, sehingga para peserta pelatihan nantinya bisa menjadi tenaga kerja dan pengusaha yang handal, mahir, terampil dan  profesional, setelah pelatihan ini akan dilanjutkan dengan sertifikasi profesi, hal itu disampaikan Dr. Sabir, S.Pt, M.Si. Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku saat membuka pelatihan ini.

Pada kesempatan itu Kepala BBPP juga mengatakan bahwa saat ini Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menggelontorkan banyak Alsintan namun belum digunakan secara maksimal, oleh karena itu perlu Sumber Daya Manusia yang kompeten untuk mengefisienkan dan mengaktifkan serta memproduktifkan usaha tani dan sebagai bukti kompeten itu ditunjukkan melalui sertifikat profesi”, tuturnya.

Lebih lanjut Sabir  menjelaskan bahwa program KUR (Kredit Usaha Rakyat) ini merupakan program proritas pemerintah yang berupa kebijakan pemberian kredit atau pembiayaan modal kerja kepada individu, badan usaha atau kelompok usaha yang produktif dan layak, dalam rangka peningkatan kapasitas usaha mikro, kecil dan menengah yang selanjutnya dapat digunakan nantinya oleh peserta untuk menumbuh kembangkan usahanya.

Dikatakannya bahwa “KUR bisa menjadi stimulus untuk mendorong percepatan pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tanah Air, serta desain usaha pertanian akan dikelompokkan dengan skema produksi hulu hingga hilir sehingga dengan pinjaman KUR, petani bisa membeli sarana produksi seperti pupuk atau keperluan olah tanam,”katanya.

Seperti arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu lalu mengatakan program KUR adalah salah satu upaya negara untuk menghadirkan kesejahteraan bagi para petani di seluruh Indonesia dan membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern olehnya itu Sabir diakhir sambutannya, menghimbau kepada semua peserta agar bisa mengikuti dengan baik hingga akhir kegiatan nanti dan lulus serta bisa kompeten setelah mengikuti sertifikasi.

“Saya menghimbau kepada seluruh peserta pelatihan ini untuk mengikuti dengan semangat mulai dari awal sampai akhir dan semoga semua lulus dan dapat berkompeten setelah mengikuti sertifikasi, pungkas Kepala BBPP Batangkaluku.

Sumber : kabartujuhsatu.com

Comments ( 0 )

Post a comment