r

KOMPETENSI MENINGKAT PETANI SEJAHTERA

BBPP Batangkaluku berupaya menciptakan Penyuluh Pertanian yang handal yang mempunyai potensi dan kompetensi keprofesian yang meliputi standarisasi dan akreditasi sehingga dalam rangka peningkatan kompetensi profesi penyuluh tersebut, BBPP Batangkaluku menggelar Sertifikasi Penyuluh Pertanian Level Supervisor dan Penyuluh Pertanian Level Fasilitator yang di langsungkan di Aula BBPP Batangkaluku, Rabu.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh para penyuluh pertanian dalam wilayah Sulawesi dan efektif pelaksanaannya selama 3 (tiga) hari yang di awali dengan tes tertulis, unjuk kerja (observasi) program serta evaluasi dan pengkajian yang di pantau langsung oleh masing-masing Assesor.

Dengan adanya kegiatan ini kompetensi penyuluh lebih meningkat apalagi di BBPP Batangkaluku mereka didampingi oleh Asesor Kompetensi yang sudah ahli di bidangnya masing-masing.

Pada tahap unjuk kerja, seluruh peserta menyiapkan materi, penerapan media dan penerapan metode dalam proses penyuluhan.

Pada kegiatan itu satu persatu para peserta mempresentasikan tentang masalah yang mereka temukan di kelompok tani binaannya.

Salah satu peserta sertifikasi mengungkapkan bahwa kegiatan sertifikasi ini tidak seseram dan sesulit seperti cerita yang sering didengarnya, ungkap Umayana.

Dibawah bimbingan para asesor umayana lebih memahami dan materi peningkatan kompetensi yang lebih terarah sesuai dengan profensinya, bebernya.

Sehingga saat kembali nanti di BPP Kecamatan Kwandang Gorontalo, Umayana bisa membagikan ilmu yang didapatkan ke teman sesama penyuluhnya dan terlebih lagi berguna bagi kelompok tani yang dibinanya, katanya menambahkan.

Sementara itu salah satu asesor kompetensi yakni, Dr. Ir. Zahron Helmi, MP pada kegiatan tersebut menekankan poin penting agar setiap peserta sertifikasi memiliki satu segmenasi, agar mereka harus paham betul pada salahsatu bidang pertanian.

Kata Dia ,Saat ini pengetahuan teknis penyuluh masih tergolong rendah. Ini merupakan hal yang harus diubah dan ditingkatkan lebih jauh lagi, tegas Zahron.

Karena kedepannya penyuluh harus terspesialisasi, metodologinya bagus, dan pengetahuan akan teknologi tidak ketinggalan, jelasnya.

Dikatakannya bahwa Seorang penyuluhpun sekarang harus mampu merubah wawasan petani, jangan hanya fokus pada tugas-tugasnya saja, imabaunya.

Membantu untuk membuka wawasan petani itu menjadi hal yang lebih baik dan penting, ujarnya”.

Dengan memberikan kebebasan dalam presentasi dan pemilihan materi Zahroni dapat melihat batas kompetensi dari fokus bidang masing-masing peserta sertifikasi.

Karena dengan metode ini peserta merasa tidak canggung dalam menyampaikan materi penyuluhannya. Beliaupun tidak menemukan peserta sertifikasi yang mengada-ada akan metode penyuluhan yang disampaikan, pungkas Zahron.

Dengan mengikuti kegiatan Sertifikasi ini di harapkan Kompetensi penyuluh lebih meningkat, produktivitas pertanian meningkat sehingga petani nantinya dapat hidup sejahtera.

Untuk diketahui, Kegiatan ini akan berlangsung hingga kamis 13 Februari 2020, besok peserta masuk pada tahap ujian akhir dan mereka akan dinilai apakah layak menjadi penyuluh level supervisor maupun fasilitator.

Sumber : kabartujuhsatu.com

Comments ( 0 )

Post a comment