UJUNG TOMBAK PEMBANGUNAN PERTANIAN

Pelaksanaan serah terima sarana prasarana komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) kepada Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan selaku Kostrada Luwu dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) penerima selaku pelaksana kostratani oleh Tim Konstratani Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP)  Batangkaluku dan BPTP disambut penuh antusiasme oleh pengelola BPP di Belopa.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan penunjang strategi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang menginginkan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) menjadi ujung tombak pembangunan pertanian.

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara serentak di sejumlah Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan,  antaranya Kabupaten Luwu dan Soppeng dari tanggal 16-19 Desember 2019 yang dibagi menjadi 2 Tim yakni Kabupaten Soppeng meliputi BPP Mario Riawa, BPP Donri-Donri, BPP Ganra, BPP Lalabata dan BPP Mario Riwawo, sedangkan di Kab.Luwu meliputi BPP Walerang Timur, BPP Bua, BPP Ponrang, BPP Ponrang Selatan dan BPP Lamasi sebagaimana penerima bantuan BPP yang telah ditentukan oleh Kementerian Pertanian

Setiap BPP menerima bantuan 1 unit PC All In One dengan ditandai penandatangan berita acara serah terima antara  BBPP Batangkaluku dan BPTP sulsel dengan Koordinator Penyuluh setiap BPP serta disaksikan oleh Pejabat Dinas Pertanian Kab. Luwu.

Sarana prasarana juga diberikan kepada Dinas pertanian Kabupaten Luwu berupa 1 PC yang dilengkapi dengan web cam untuk memfasilitasi kebutuhan teleconference kegiatan kostratani.

Selain pemeriksaan setelah pemasaangan setiap PC, uji coba teleconference pun dilakukan dengan  komunikasi online melalui aplikasi zoom dan Polycom antar sesama BPP, Dinas Pertanian dan nanti sampai ke pusat.

Albaruddin, Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Luwu saat serah terima menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan yang diberikan dan sarana prasarana Kostratani yang dipinjam pakaikan oleh BPTP kepada BPP hendaknya dirawat, dijaga  keamanannya dan digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Begitupun dengan pengelolaan data bisa lebih cepat dan lebih makismal,  baik dari penginputan,  pengiriman data-data yang diperlukan nantinya serta diharapkan dengan adanya perangkat IT ini akan mampu menghidupkan fungsi BPP dan kedepannya BPP khususnya di kabupaten luwu ini bisa lebih maju,” ungkapnya.

Dengan penuh semangat, para penyuluh di BPP bersama-sama mengoperasikan PC dan melakukan teleconference.

Dengan berbagai kendala yang ditemui, sinyal yang ada di BPP kurang kuat, sehingga perlu loading, kualitas gambar dan suara agak terganggu, Namun Uji coba teleconference cukup berhasil, dan secara umum proses teleconference berjalan lancar.

“Kami ucapkan banyak terima kasih Kepada Kementerian Pertanian karena Adanya sarana prasarana konstratani ini sangat membantu bagi kami khususnya di BPP,  bantuan PC ini akan lebih membantu dalam pengelolaan data serta juga membantu petani dalam mewujudkan pertanian yang modern dan berdaya saing”, ungkap Zainuddin,  Kepala BPP Lamasi Kec. Lamasi Kab. Luwu.

Sumber : kabartujuhsatu.com

Comments ( 0 )

Post a comment