PERTAMA KALINYA PEMUSNAHAN ARSIP DI BBPP BK

Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja dalam penyelenggaraan kearsipan, penghematan tempat penyimpanan, biaya perawatan dan pemeliharaan, tenaga dan efesiensi waktu dalam penemuan  kembali arsip apabila sewaktu-waktu di perlukan maka perlu dilakukan penyusutan atau pemusnahan arsip yang masa simpannya sudah habis dan tidak bernilai guna lagi.

Selain itu merupakan upaya untuk menjaga keamanan informasi yang terkandung dalam arsip dari penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Bertempat di halaman unit kearsipan III UPT BBPP Batangkaluku (20/11/2019) telah dilakukan kegiatan pemusnahan arsip milik Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku berdasarkan Persetujuan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor B-KN.00.03/246/2019 tentang persetujuan pemusnahan arsip dan Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor : 704/KPTS/TU.140/A/10/2019 tentang Penetapan Pemusnahan Arsip Sebanyak 2.800 (Dua Ribu Delapan Ratus) Berkas pada BBPP Batangkaluku.

Dalam pemusnahan arsip ini tentunya patuh pada peraturan pemerintah nomor 28 tahun 2012, tentang pelaksanaan undang- undang tahun 2009 nomor  43, pasal 52 ayat 1 tentang kearsipan, bahwa setiap lembaga negara dan lembaga yang berkaitan, berkewajiban berdasarkan  undang- undang ini dilarang memusnahkan arsip tanpa prosedur yang benar.

Penghapusan 2.800 (dua ribu delapan ratus) Pemusnahan 2.800 berkas arsip yang terdiri dari 533 berkas administrasi umum dan 2.257 administrasi pelatihan sebagaimana tercantum dalam daftar arsip terlampir secara total dari tahun 2004 hingga 2015 dan  Arsip yang dimusnahkan adalah arsip yang telah sesuai Jadwal Retensi Arsip (JRA) Milik Kementan dan berdasarkan penilaian kembali arsip.

Pemusnahan arsip dilaksanakan dengan cara pencacahan dihadapan panitia dan saksi-saksi.

Kepala BBPP Batangkaluku yang diwakili Kabid. Penyelenggaraan Pelatihan, Rosdiana dalam sambutannya menyampaikan bahwa arsip-arsip sebelum dimusnahkan tentunya telah diproses dan dinilai secara cermat sesuai dengan permentan dan pemusnahan arsip ini merupakan kegiatan pertamakali dilaksanakan di BBPP Batangkaluku.

“Semoga ke depan seluruh pegawai BBPP Batangkaluku dapat mengerti dan mampu melakukan pengelolaan kearsipan serta bersama-sama menjaga dan melestarikan arsip kita dengan baik dan benar serta dijaga kehati-hatiannya karena ketika arsip diproses penyusutannya atau pemusnahannya itu berarti arsip yang dimusnahkan tidak akan bisa atau dapat diciptakan kembali sebagaimana sedia kala sebab memusnahkan arsip berarti menghilangkan atau menghapus wujud fisik arsip dan informasi yang ditimbulkan oleh arsip itu sendiri.” ujarnya.

Sementara itu Sumarlin  selaku Arsiparis Ahli Muda  BBPP Batangkaluku menyampaikan bahwa  Peroses pemusnahan arsip ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembentukan panitia penilai dan pemusnahan arsip hingga pengajuan ke ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) melalui rapat-rapat pembahasan sampai persetujuan dan kemudian Pemusnahan dilakukan dengan cara memasukkan dokumen ke dalam mesin pencacah.

“Dengan pemusnahan arsip ini berarti dapat mengurangi penumpukan arsip/dokumen yang sudah tidak mempunyai nilai guna dan telah melampaui jangka waktu penyimpanan pengelolaan kearsipan, selain itu otomatis arsip akan terselamatkan dari penyalahgunaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan kaidah kearsipan dan prosedur/peraturan yang telah ditetapkan agar hasil pelaksanaan pemusnahan dapat dipertanggungjawabkan”, tutupnya.

Sumber : mediainfota.com

Comments ( 0 )

Post a comment