KUNJUNGAN KEPALA PUSAT PELATIHAN PERTANIAN

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslattan) Ir. Bustanul Arifin Caya M.D.M, berkunjung ke BBPP Batangkaluku, Rabu (18/9/2019).

Kunjungan tersebut dalam rangka memberikan materi Kebijakan pengembangan SDM sekaligus menutup kegiatan pelatihan yang berlangsung yakni Pelatihan Vokasi, Alat dan Mesin Pertanian, Manajemen UPJA, dan Penangkaran Benih yang di langsungkan di Aula Kantor BBPP Batangkaluku,

Dirinya sangat yakin bahwa seluruh peserta pelatihan tersebut telah profesional, mandiri, kompeten, berdaya saing, dan merupakan calon enterpreneur handal.

Kata Dia, Sebagai garda paling depan sebagai eksekutor penyuluh (Sumber Daya Manusia) itu harus terus di tingkatkan kompetensinya, ini juga merupakan sepatah kata kalimat yang terus diucapkan oleh presiden saat itu, jelas Kapuslattan Batangkaluku.

Dikatakannya, Bantuan benih, Pupuk, ALSINTAN, infrastruktur harus dimanfaatakan oleh SDM yang kompeten dan profesional sehingga seluruh penggunaannya lebih maksimal, karena tiap bantuan yang di berikan jika perlakukan dengan baik terutama tekhnisi-tehnisi yang kompeten, maka bantuan ALSINTAN, perbaikan irigasi dan lainnya bisa bertahan lebih lama yang biasa hanya 2 tahun kini bertahan hingga 7 tahun bahkan lebih, terang Bustanul Arifin.

Di balai pelatihan ini kita tidak hanya di bina untuk meningkatkan kompetensi saja, tapi juga sosialisasi, etos kerja, meningkatkan kepribadian masing – masing menjadi lebih baik. Setiap peserta bisa meningkatkan kerjasama satu sama lain baik itu dari pelatihan upja, benih, alsin.

Untuk kedepannya ilmu yg di dapatkanpun harus kita bagikan juga dengan kelompok tani di tiap daerahnya, Inilah tujuan dari pelatihan vokasi ini, terangnya.

Kita ini bangsa pejuang, keterbatasan itu bukan alasan untuk tidak berkembang. Mari kita manfaatkann ilmu yang di dapatkan, imbuh Kapuslattan.

Beliau juga berharap ke seluruh peserta pelatihan untuk terus meningkatan ilmu dan kualitasnya.

Katanya, Karena itu semua tidak hanya di dapatkan di sini, teruslah berupaya, asah ilmu di lapangan, berikan ilmunya juga kepada orang sekitarnya, kelompok taninya, dan jadilah orang yang bermanfaat, sehingga terbentuk multilevel aktifitas, pungkasnya.

Sumber : mediainfota.com

Comments ( 0 )

Post a comment