r

Penyelenggaraan Pelatihan Teknis Tematik Tahap 1

Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di bidang pertanian merupakan salah satu cara Kementerian Pertanian dalam mencapai target produksi komoditas starategis pertanian. Dengan diselenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan pertanian dapat dihasilkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, inovatif dan berwawasan global untuk menciptakan pertanian yang produktif, berdaya saing serta mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha tani. 

Sebagai salah satu unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku mendapat mandat untuk menyelenggarakan pelatihan pertanian bagi para pelaku usaha tani untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan keterampilan di bidang budidaya pertanian. Untuk itu, BBPP Batangkaluku menyelenggarakan Pelatihan Teknis Tematik Bagi Non Aparatur untuk 11 (sebelas) komoditas. Yaitu padi, jagung, kedelai, cabe, bawang merah, bawang putih, kakao, kopi, cengkeh, lada serta pemeliharaan alat dan mesin pertanian (alsintan). 

Direncanakan BBPP Batangkaluku akan mengadakan Pelatihan Teknis Tematik sebanyak 80 angkatan yang pelaksanaannya tersebar di seluruh wilayah Sulawesi yang penyelenggaraannya dibagi dalam beberapa tahapan. Untuk tahap 1 dilaksanakan pada tanggal 25 Februari hingga 5 Maret 2019 sebanyak 9 (sembilan) angkatan untuk komoditas padi, jagung dan alsintan. 

Penyelenggaraan Pelatihan Teknis Tematik tahap 1 dilakukan di Kabupaten Maros dan Kabupaten Jeneponto untuk pelatihan tematik budidaya jagung. Kabupaten Pinrang, Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone untuk pelatihan tematik budidaya padi. Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara untuk pelatihan tematik penanganan alsintan. Pelatihan teknis yang diselenggarakan oleh BBPP Batangkaluku bersifat vokasi yang berfokus pada satu permasalahan yang dihadapi oleh petani. 

Pelaksanaan pelatihan teknis tematik bertujuan untuk pengembangan kompetensi para petani dalam melakukan usaha tani. Selain itu, pelatihan teknis tematik juga bersifat vokasi agar para petani dapat mengindentifikasi masalah yang dihadapi serta mampu mengambil keputusan yang tepat untuk menangani masalah tersebut. (QL?)

Comments ( 0 )

Post a comment