r

PELATIHAN TEMATIK BUDIDAYA JAGUNG ANGKATAN II

Pelatihan Teknis Tematik Budidaya Jagung Bagi Non Aparatur Angkatan II dengan fokus pembelajaran tentang Pengendalian OPT Jagung, kegiatan ini dimulai tanggal 25 sd 27 Februari 2019 bertempat di P4S Merapi, Kec Rumbia, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh yang mewakili Kepala yakni Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Kab Jeneponto, Noer Ibrah Ibrahim, M.Si., serta didampingi oleh Kasie Kelembagaan dan Penyuluhan Pertanian, Koordinator PP Kab, Munir, SP, Koordinator PP Kecamatan Rumbia, dan PPK.

Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan Tenis Tematik ini sebanyak 30 orang, 20 Orang dari Kab Jeneponto, 5 Orang dari Kab Bantaeng, dan 5 orang dari Kab Bulukumba

Materi di fokuskan kepada Pengendalian OPT Jagung, diawali dengan materi inti GAP Jagung, Pengenalan musuh alami OPT, Agens Hayati , Metode Pengamatan OPT Jagung, Jenis Pestisida, Nabati dlm mengendalikan OPT Jagung, Pengendaliannya dengan sistem PHT. Sesuai dengan kondisi lapangan yang terjadi di lahan petani saat dilakukan IKL

Kabid selaku narasumber menyampaikan materi Kebijakan Program Pengembangan Tanaman Jagung, yang sebelumnya telah dilakukan Tes Awal kepada peserta dengan metode Ballot Box, sebanyak 10 soal. Dalam rangka peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, pemakaian Saprodi dan Saprotan perlu diperhatikan sehingga dapat mencapai swasembada pangan. 

Kegiatan pembelajaran pada Pelatihan Teknis Tematik jagung ini lebih banyak praktek dibandingkan teori, learning by doing, sehingga peserta pelatihan menyerap ilmu dan pemahaman menjadi lebih baik. Lokasi kegiatan ini tidak hanya di P4S saja tapi jg di BPP yg ada di Kab. Jeneponto. Dengan beragamnya asal peserta diharapkan antar peserta pelatihan bisa saling berbagi pengalaman dan permasalahan yang di temukan di masing-masing daerah. Istilahnya beliau ingin agar kita saling menjalin simpul silaturrahmi tiga kab Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba.

Disampaikan pula kepada peserta agar mengikuti pembelajaran secara baik sehingga dampak dan momentum kegiatan ini terhadap produktivitas jagung sesuai harapan kita semua.

Comments ( 0 )

Post a comment