Kunjungan TIM Kementan RI di Kelompok Tani Campaga

Jumat 12 Oktober 2018, tim Kementerian Pertanian melalui bidang advokasi publik dan informasi kegiatan tanaman pangan untuk wilayah Sulsel tepatnya di Kabupaten Takalar kini mengunjungi kelompok tani Campagaya salah satu yg mendapat program bantuan kedelai anggaran APBN 2018. Dalam kunjungan tim tersebut yg di wakili langsung oleh pak Bahar dari Jakarta mengatakan bahwa kedatangan ke lokasi kelompok tani Campagaya Desa Campagaya Kec. Galesong Kab. Takalar adalah ingin melakukan monitoring dan identifikasi perkembangan pertanaman kedelai untuk tahun 2018 di Takalar.

“Menurut info yang tersedia di pusat bahwasanya Takalar masuk daerah yang satu-satunya memiliki lokasi hamparan kedelai musim tanam Juli panen Oktober 2018, sehingga ini yang perlu di lihat secara kasat mata untuk bahan laporan ke pusat”, tuturnya. “bahwasanya Takalar tergolong daerah lahan penyedia pertanaman kedelai dan benih kedelai yang nantinya akan di drop ke daerah yang menanam untuk tahun 2019 sehingga rotasi ini berputar secara berkelanjutan”, lanjutnya.

Pada kunjungan tersebut yang dipelopori oleh Dinas Pertanian Kab. Takalar melalui Kabid Tanaman Pangan Takalar yaitu Hj.Nurhayati SP.,MM mengatakan bahwa setiap ada tamu yg ingin melihat lokasi tanaman pangan di Takalar terkhusus kedelai saat ini maka kami selalu bersama rombongan siap mengantar dan menerima untuk di bawa ke lokasi kelompok tani yang menanam kedelai, pungkasnya.

Dalam hal ini yang dijadikan peninjauan tepatnya lokasi kelompok tani Campagaya yang mendapat program APBN kedelai 2018, ungkapnya.

Ditemui di lapangan tim kementerian pertanian RI Publikasi dan Informasi dan Dinas Pertanian Takalar lewat bidang tanaman pangan banyak bercengkrama dengan petani dan kelompok tani tersebut diantaranya ketua kelompok tani Campagaya yaitu Arsyad Dg Pali yang juga pelaku utama penyedia tanaman kedelai dari tahun ke tahun.

Ia pun bercerita bahwa kami terkhusus di wilayah ini selalu melakukan pertanaman kedelai selain karena pola tanam yg mendukung juga faktor lokasi yang setiap tahunnya berbasis kedelai untuk pengelolaannya berbagai macam termasuk dijadikan benih dan untuk di konsumsi, tegasnya.

Bukan hanya itu tapi kami selalu punya inovasi dalam sistem tanam memakai tumpang sari kedelai jagung dan kacang hijau kedelai dan banyak lagi lainnya, terangnya.

Lanjut lagi hal itu di teruskan lagi ceritanya oleh Kabid Tanaman Pangan Takalar bahwa untuk pertanaman kedelai di Takalar hamparan sekitar 65 Ha benih bantuan dan selebihnya masuk tahap swadaya kelompok yang menyediakan benih lokal.

Untuk memperbanyak lagi luasan area kedelai dan rencana setelah MT Rendengan kami akan melakukan pengembangan kedelai di pertanaman kedelai dan jagung April 2019. Semoga itu bisa terlaksana untuk berikutnya berani berinovasi sesuai tujuan pembangunan pertanian di Kabupaten Takalar lewat program pemerintah daerah Kabupaten Takalar. Tutup Kabid Tanaman Pangan Takalar. Sulaiman Epong. Editor: AJM/RedTT.

Sumber : takalarterkini.com

Comments ( 0 )

Post a comment