PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR)

Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) adalah pemanfaatan sumber daya yang dapat diperbaharui (renewable resources) dan sumberdaya tidak dapat diperbaharui (unrenewable resources) untuk proses produksi pertanian dengan menekan dampak negatif terhadap lingkungan seminimal mungkin. 

Salah satu teknologi pengendalian yang  memungkinkan untuk dikembangkan dan relatif aman adalah dengan pemanfaatan Mikroorganisme dalam PGPR  dapat  bermanfaat  bagi kesehatan tanaman  baik secara langsung maupun  tidak langsung melalui berbagai  fungsi  sebagai  kumpulan  bakteri tanah, Formula PGPR yang  diintroduksi ke  pertanaman budidaya  dapat bersumber dari  perakaran  bambu, rumput  gajah  atau putri  malu. PGPR merupakan sekumpulan bakteri  yang  berasal dari rhizospere tanaman dan dapat dipindahkan dari  habitat  aslinya ke habitat  lain  baik secara langsung  maupun  melalui manipulasi  terlebih dahulu. Pada  habitat  baru  bakteri ini  dapat  berfungsi sama baiknya dengan habitat  sebelumnya  asalkan syarat  tumbuh  terpenuhi.

PGPR dapat diaplikasikan ke tanaman sayuran, padi maupun palawija dan tanaman  tahunan. Beberapa komoditas sayuran yang  telah dicoba  dengan hasil yang memuaskan, seperti  bawang merah  dan cabai merah. Untuk memperoleh  hasil  yang optimal dari aplikasi PGPR diperlukan dosis yang tepat. Untuk tanaman  hortikultura  dianjurkan sebanyak 5ml/l air tiap 2 minggu  sekali. Selada (Lactuca sativa) adalah tumbuhan sayur yang biasa ditanam di daerah beriklim sedang maupun daerah tropis. 

 

Comments ( 0 )

Post a comment