GERAKAN MASYARAKAT MENANAM CABAI

Indonesia sebagai Negara Agraris, tetapi selalu mengalami permasalahan produksi pertanian terkait dengan ketersediaan produk yang berdampak pada harga produk yang melambung tinggi. Harga yang tinggi berpengaruh terhadap gejolak social yang timbul ditingkat masyarakat, hal ini bila tidak dikendalikan dan diatasi berdampak terjadinya masalah Nasional. Hal seperti ini sering terjadi pada tanaman yang dipengaruhi oleh musim yaitu tanaman hortikultura khususnya tanaman cabai. Olehnya itu pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kementerian Pertanian, karena adanya masalah tersebut maka pada Tahun 2017 melaksanakan Gerakan Masyarakat Menanam Cabai (GMMC). Gerakan penanaman cabai ini adalah suatu program yang dilaksanakan untuk memanfaatkan pekarangan sekaligus usaha mendidik masyarakat agar memanfaatkan waktu luang serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap dunia pertanian. Gerakan ini secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap bagaimana menyediakan bibit/benih tanaman yang siap tanam agar masyarakat mau melakukan hal tersebut dengan mudah. Untuk mendukung gerakan tersebut, Kementerian Pertanian mengintruksikan kepada Dirjen Hortikultura dan UPT Pusat untuk memfasilitasi bibit tanaman cabai kepada masyarakat.

Untuk mendukung gerakan tersebut bisa berjalan sebagaimana mestinya, maka masyarakat akan menerima bibit tanaman cabai dalam polybag yang siap tanam dan dirawat. Karena instruksi tersebut maka Gerakan Penyiapan Bibit telah dilakukan oleh berberapa institusi seperti Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Propinsi Sulsel dan UPT Pusat seperti STTP Gowa, BPT P dan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku dalam memfasilitasi terhadap kebutuhan bibit tanaman cabai yang telah ditargetkan.

GMMC ini dianggap sebagai suatu terobosan yang tepat dan diharapkan mampu mengatasi permasalahan terhadap harga cabai yang tidakk stabil mencekik konsumen cabai. Namun perlu diperhatikan gerakan yang dilakukan secara serentak, ini perlu ketersediaan pasokan cabai di tingkat pasar. Jangan sampai program ini menjadi bumerang bagi produk cabai sendiri dimasa mendatang. Olehnya itu program ini diharapkan dapat diatur secara baik, khususnya dalam waktu penanaman agar tidak terjadi gejolak harga, karena produk yang melimpah atau produk yang sangat kurang.

Karena itu peran pemerintah sangat dibutuhkan, khususnya dalam pengaturan populasi tanaman cabai dikaitkan dengan kebutuhan cabai. Pengaturan tanaman ini bertujuan menstabilkan harga cabai, agar pasokan cabai tidak terganggu. Dukungan pemerintah disini diperlukan untuk mengatur tanaman cabai agar tidak terjadi over produksi maupun minus diharapkan produksi yang berakibat terjadinya fluktuasi harga yang tajam ditingkat konsumen. Diharapkan adanya dukungan serta peran pemerintah terhadap komoditi cabai, maka harga cabai bisa stabil sehingga akan memberikan kenyamanan baik produsen maupun konsumen cabai.

Semoga Program Gerakan Masyarakat Menanam Cabai ini bisa menjadi solusi mengatasi fluktuasi harga cabai !!

 

Rachmat Seno Adji

Comments ( 0 )

Post a comment