Optimalkan Pemanfaatan ALSINTAN

Antusiasme petani mengikuti Pelatihan Teknis Tematik Bagi Non Aparatur Angakatan XIII (ALSINTAN) yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku di Kabupaten Bone, tepatnya di Desa Siame, Kecamatan Palakka.

Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 30 Mei – 1 Juni 2018. Pelatihan yang diikuti oleh 30 orang peserta dari petani yang berasal dari Desa Siame, Cinennung dan Pasempe.

Selama 3 hari berlatih, peserta memperoleh materi secara klasikal serta praktik langsung tentang pengenalan mesin penanam padi (Rice Transplanter), dan penjelasan tentang Traktor Roda 2, dan Traktor Roda 4. Apa saja komponen-komponen yang ada didalamnya, bagaimana pemeliharaannya serta bagaimana mengoperasionalisasikannya. Fasilitator selama pelatihan yaitu dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku yang sudah ahli dalam penanganan ALSINTAN.

Diselah kegiatan praktek peserta Kepala Balai, Kemal Mahfud menyampaikan kiranya setelah peserta belajar dan praktek, melihat dan mencoba langsung bagaimana cara mengoperasionalkan Rice Transplanter serta penjelasan tentang traktor roda 2, dan traktor roda 4 peserta bisa memahami bahwa dengan alsintan kerja lebih efisien efektif.

Hamza salah satu peserta pelatihan mengungkapkan bahwa dengan penggunaan Alsintan baik itu Rice Transplanter, traktor roda 2 , dan roda 4, pengolahan lahan dan panen bisa menjadi lebih cepat dibanding dengan cara manual.

“Kita sebagai petani memang harus mengikuti perkembangan zaman, tidak bisa hanya terus mengadalkan cara lama, Kalau tidak, tentu akan segera tertinggal ,” tegasnya.

Lanjut, Budi Putra, Widyaiswara BBPP Batangkaluku yang menerangkan dan membimbing langsung peserta bahwa Pemanfaatan Alsintan di Kabupaten Bone sangat menunjang percepatan tanam dan panen selain itu kinerja akan lebih optimal, tak lupa mengajak seluruh petani mendukung swasembada pangan untuk mengoptimalkan alsintan. (rls/and)

Sumber : hariansulsel.com

Comments ( 0 )

Post a comment