Pelatihan Tematik Tingkatkan Produksi dan Produkti

Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Teknis Tematik Bagi Non Aparatur Angkatan XIV (CABAI) di P4S Merapi Desa Bontotiro Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto.

Mengingat cabai merupakan Komoditas unggul yang sangat potensial mempunyai nilai ekonomi tinggi dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Tanaman cabai (sayuran) yang buahnya dimanfaatkan untuk keperluan aneka pangan, cabai adalah salah satu komoditas pilihan untuk usaha tani selain itu posisi cabai cenderung makin penting dalam pola konsumsi makanan yaitu sebagai sayuran atau bumbu masakan sehari-hari.

Untuk meningkatkan produksi cabai, perlu diperhatikan teknik budidayanya, maka itu perlu adanya Sumber Daya Manusia untuk mengetahui tata Cara bercocok tanam yang tepat, penggunaan varietas unggul, pemupukan, pengairan serta pemberantasan hama dan penyakit merupakan lima unsur teknik budidaya yang dapat meningkatkan produksi baik secara kualitas maupun kuantitas.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 Hari, 30 Mei s/d 1 Juni 2018 dan dihadiri 25 Peserta diantaranya dari Kabupaten Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba. Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku saat berkunjung di lokasi menekankan akan pentingnya kegiatan pelatihan teknis tematik cabai tersebut, oleh karenanya para peserta diharapkan benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut, agar setelah selesai mengikuti kegiatan ini dapat menerapkan budidaya tanaman cabai sesuai yang di ajarkan oleh fasilitator.

“Pada pelatihan ini peserta akan mendapatkan ilmu mengenai cara menggali masalah di lapangan, sehingga dapat menemukan masalah inti dan nantinya dapat diambil langkah-langkah pemecahan masalah, baik itu melalui materi yang dibawakan narasumber/fasilitator, tanya jawab dan diskusi dan Itulah salah satu tujuan pelatihan tematik itu sendiri” kata Kepala BBPP Batangkaluku Kemal Mahfud.

Terpisah, Abdul Rahman Ketua P4S Merapi menambahkan dengan adanya kegiatan ini sangat berguna bagi petani karena disini petani belajar bagaimana berbudidaya cabai, setelah belajar teori dikelas, para petani juga langsung praktek di lapangan, yang dimana mulai dari awal sampai terakhir seperti pengolahan lahan, pembibibitan, pemeliharaan dan pasca panen.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini kedepannya bisa terus berlangsung untuk membangun pertanian Indonesia khusunya hortikultura”, harapnya.

Sumber : publikasiindonesia.com

Comments ( 0 )

Post a comment