Sinkronisasi Kegiatan Penyuluh Pertanian

Pertemuan Sikronisasi Pelaksanaan Kegiatan Dana Dekonsentrasi Penyuluhan Pertanian Tahun 2018 diselenggarakan di Auala Hasanuddin BBPP Batangkaluku. Jl.  poros Malino Km. 3 Sungguminaaa Kab.Gowa.

Pertemun ini memiliki tujuan untuk mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan dan anggaran pemantapan Sistem Penyuluhan Pertanian Lingkup Provinsi,  Kabupaten dan Kecamatan,  dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)  Provinsi serta menyusun rencana teknis pelaksanaan kegiatan pengawalan dan pendampingan penyuluh yang disinergikan dengan kegiatan lingkup provinsi,  kabupaten dan kecamatan, serta Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)  Provinsi.

Peserta pertemuan dihadiri sebanyak 66 orang terdiri dari peserta dari kabupaten/kota 63 orang terdiri dari Kepala Bidang yang menangani fungsi penyuluhan pertanian,  koordinator penyuluh pertanian dan perwakilan forum THL-TB PP kab/kota se Sulawesi Selatan,  berlangsung selama 2 hari, 3 – 4 April 2018.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSMDMP,  Siti Munifah dalam arahannya sekaligus membuka pertemuan sinkronisasi ini menyampaikan Kepala Pusat Pelatihan akan terus meningkatkan dan menjadikan penyuluh yang profesional, merapatkan barisan dalam mengawal pengoperasian alsintan dan meningkan peran pengelola penyuluh THL.

Selanjutanya  selalu diingatkan kepada penyuluh membuat programanya harus inline dengan program kementrian pertanian,  artinya satu baris dengan dinas provinsi dan dinas kabupaten. Karena kementrian pertanian melalui anggaran tugas perbantuan maupun anggaran tekon itu selalu akan linier denga provinsi dan kabupaten,  kalau programnya tidak sejalan programanya tidak akan ada nilainya

“Karena ini nantinya rentetannya panjang,  jadi disisi kelembagaan harus menyatu dengan dinas dan kabupaten,  karena yang kaji bukan dari pusat penyuluhan tetap sudah dari pakar, mari kita melihat bahwasanya harus selalu menatap kedepan,  kesuksesan kemaren tentu tidak bisa sama dengan kesuksesan yang sekarang karena vairan pembatasnya juga berbeda,  sekarang melihat kedepan harus lebih luas,  lebih lebar jauh kedepan tidak selalu melihat kebelakang dan semoga ini bisa menjadi cakrawala pemikiran kita”, pungkasnya

Sumber : hariansulsel.com

Comments ( 0 )

Post a comment