PRAKTIK PENGUKURAN KESUBURAN TANAH PELATIHAN TEMAT

Sebanyak 17 petani kedelai dari Kabupaten Tolitoli dan Buol diajari cara mengukur kesuburan tanah dengan alat PUTK (Perangkat Uji Tanah Kering).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Diklat Tematik Budidaya Kedelai itu berlangsung di di BP3K Kayulompa Kecamatan Basidondo Kabupaten Toli-Toli dan dibuka Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Toli-Toli, Rustan Rewa SP MP, Kamis (16/11/2017).

Diklat angkatan ke-47 itu berlangsung selama 4 hari ini dimulai 14 s.d 17 November 2017 yang dilaksanakan kerjasama BBPP Batangkaluku dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli.

Diklat ini dimaksudkan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan para petani/kelompok tani khususnya teknologi budidaya tanaman kedelai berdasarkan GAP/GMP yang nantinya akan mendapatkan fasilitasi bantuan dari pemerintah melalui program APBNP Tahun 2017.

Syafaruddin SP, salah seorang fasilitator alumni TOT yang membimbing peserta dlm kegiatan praktek ini mengungkapan bahwa penggunaan alat ini penting bagi para petani pelaku usahatani untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah/lahan yang nantinya akan digunakan untuk pertanaman kedelai.

Menurutnya, tanpa perlakuan semacam ini maka sulit bagi petani untuk menerapkan teknologi budidaya yg sesuai rekomendasi.

Syafaruddin yg berprofesi sebagai penyuluh pertanian mengatakan, saat ini petani umumnya bercocok tanam masih secara tradisional sehingga tidak heran kalau produktifitas hasilnya sangat minim.

Antuasisme petani untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah cukup tinggi, oleh karenanya diklat ini dirasakan manfaatnya oleh petani selaku peserta diklat. Selain penggunaan alat tersebut, para peserta juga melaksanakan praktek penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman serta pengamatan dan pengendalian hama penyakit. (afd/*)

Sumber : beritapalu.NET

Comments ( 0 )

Post a comment